Mewujudkan Sekolah Yang Efektif Pada Tahun Pertama Implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Di SDN Banjar Sari 5 Kecamatan Cipocok Kota Serang

MEWUJUDKAN SEKOLAH YANG EFEKTIF PADA TAHUN PERTAMA IMPLEMENTASI SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL (SPMI) DI SDN BANJAR SARI 5 KECAMATAN CIPOCOK KOTA SERANG

Oleh

Hj. Nita Eka Priyatna, S.Pd, M.Pd

(Widyaiswara LPMP Banten)

 

ABSTRAK

LPMP Banten pada tahun 2018 memilih 128 sekolah di Provinsi Banten untuk mengimplementasikan SPMI dalam rangka pencapaian 8 Standar Nasional Pendidikan (SNP). LPMP Banten bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kota Serang menetapkan SDN Banjar Sari 5 menggantikan SDN Serang 2 yang telah menjadi sekolah rujukan.  Sekolah Dasar Banjar Sari 5 ini adalah satu-satunya SD yang mendapatkan penghargaan implementasi SPMI terbaik di tahun pertamanya sebagai sekolah model. Sekolah ini berada di daerah perumahan yang sangat strategis dan mudah di akses bagi masyarakat yang tinggal di perumahan dan sekitarnya. Sebagai bagian dari sekolah negeri yang ada di ibukota Provinsi Banten, setidaknya harus sekolah ini harus memiliki daya saing tinggi dengan sekolah swasta yang ada di sekitarnya.

Dari segi SDM sekolah ini dipimpin oleh kepala sekolah yang baru dilantik di tahun ini pula untuk menggantikan posisi kepala sekolah sebelumnya, sebagai kepala sekolah baru beliau mampu menginspirasi semua tenaga pendidik dan kependidikan untuk melakukan perubahan yang signifikan ke arah sekolah yang efektif, dengan motto “ ketika yang lain diam kami berjalan, ketika yang lain berjalan, kami berlari. “

Namun perlu kita kaji lebih lanjut apakah yang dimaksud dengan “sekolah efektif” dalam konteks lapangan dan kajian teoritik. Ada beberapa pendapat para ahli yang dikutip dan  dijadikan sebagai dasar diantaranya Sammons (1995) dan Stoll (1996), ada sebelas faktor yang mempengaruhi efektif atau tidaknya sebuah sekolah; 1) kepemimpinan yang profesional, 2) sosialisasi visi dan misi, 3) lingkungan pembelajar, 4) fokus dalam pengajaran dan pembelajaran, 5) ekspektasi yang tinggi, 6) positive reinforcement, 7) monitoring yang teratur, 8) tanggung jawab dan hak peserta didik, 9) pengajaran yang terstruktur, 10) organisasi pembelajar, 11) kerja sama sekolah dan stakeholders.

Kata kunci; sekolah efektif, sekolah model, kepemimpinan yang inspiratif, sistem penjaminan mutu internal (SPMI), standar nasional pendidikan (SNP).

Artikel Selengkapnya

 

 

You May Also Like

Pin It on Pinterest