lpmp banten Implementasi Pembelajaran Aktif Pada 10 Orang Guru Mata Pelajaran di SMPN 1 Jiput Kabupaten Pandeglang – LPMP Banten

Implementasi Pembelajaran Aktif Pada 10 Orang Guru Mata Pelajaran di SMPN 1 Jiput Kabupaten Pandeglang

Pengumuman E-Lelang Seleksi Sederhana Tahun 2018
March 9, 2018
Character Building LPMP Banten
March 13, 2018

Implementasi Pembelajaran Aktif Pada 10 Orang Guru Mata Pelajaran

di SMPN 1 Jiput Kabupaten Pandeglang

 .

Oleh

Hj. Nita Eka Priyatna, M. Pd[1]

 .

Abstrak

Salah satu program penjaminan mutu yang dilakukan oleh Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Banten adalah kegiatan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI).  SPMI adalah sistem penjaminan mutu yang berjalan di dalam satuan pendidikan dan dijalankan oleh seluruh komponen satuan pendidikan. Dalam pelaksanaannya SPMI memberdayakan semua sumber daya sekolah untuk mencapai 8 Standar Nasional Pendidikan (SNP), berdasarkan hasil raport mutu di SMPN 1 Jiput menunjukkan salah satu standar yang masih belum memenuhi adalah standar proses dengan indikator pembelajaran yang mendorong siswa untuk mencari tahu.  Dengan demikian sebagai bagian dari program pemenuhan mutu dilaksanakanlah pendampingan pembelajaran aktif bagi semua guru di SMPN 1 Jiput. Program pendampingan ini dilaksanakan dengan sistem In-On-In secara intensif dilakukan oleh pendamping LPMP berkolaborasi dengan pengawas pembina (fasilitator daerah).

Kegiatan pendampingan dimulai in-1 dengan memberikan pembekalan materi tentang model-model pembelajaran yang mengaktifkan siswa salah satunya model pembelajaran kooperatif Jig Saw, STAD, Two Stay Two Stray, Think Pair and Share, Inside Outside Circle, Picture and Picture, menemukan  yang salah, menulis cerita kelompok, tebak kata dan sebagainya. Semua guru terlibat secara aktif dan antusias dalam kegiatan pemberian materi, tanya jawab, diskusi, dan menugaskan kepada 10 orang guru mata pelajaran untuk melaksanakan pembelajaran aktif di kelas masing-masing. Kemudian sebagai tindak lanjut dari kegiatan in-1 dilaksanakanlah on sebanyak enam kali oleh pengawas pembina (fasilitator daerah) dengan melaksanakan supervisi dengan metode observasi kelas berkolaborasi dengan kepala sekolah dan pendamping LPMP. Untuk seterusnya dilakukan in-2 dan in-3 dengan kegiatan review RPP dan  pembahasan hasil observasi kelas oleh fasda, pendamping LPMP dan kepala sekolah kepada guru-guru praktikan dan pengamatnya dan diakhiri dengan refleksi dan tindak lanjut yang disusun secara bersama-sama.

Kata kunci:  Sistem Penjaminan Mutu Internal, 8 Standar Nasional Pendidikan, Raport Mutu, Standar Proses, Pembelajaran aktif, Pembelajaran kooperatif, PAKEM, Pendampingan sistem in-on-in, fasilitator daerah, pendamping LPMP.

 

[1]Widayaiswara Madya di LPMP Banten

Artikel Selengkapnya (klik tautan dibawah):

Artikel-Maret-Pembelajaran-Aktif-di-SMPN-1-Jiput

Comments are closed.